Suwaji, Mantan Petinju Yang Tekuni Bisnis Tikus Putih

Suwaji, mantan petinju asal Kota Malang yang menekuni budidaya tikus putih sejak 13 tahun lalu. Tikus putih biasanya dipakai untuk riset ma

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Malang - Suwaji, mantan petinju asal Kota Malang yang menekuni budidaya tikus putih sejak 13 tahun lalu.

Tikus putih biasanya dipakai untuk riset mahasiswa, dokter juga untuk makanan reptil dan burung piaraan.

 

Mulai Dari Tiga Tikus

Modalnya waktu itu adalah tiga tikus. Yaitu dua betina satu jantan.

Dikatakan, saat tikus hamil, maka ia memindahkan ke kandang tersendiri.

Sedang usia produktif tikus adalah 4-5 bulan.

Saat produksi pertama biasanya bisa mencapai 5-7 anak.

Berikutnya, anaknya bisa mencapai 15 anak. Tapi saat sudah di atas enam kali, jumlah anak turun.

 

Budidaya Tiga Jenis Tikus

Ada tiga jenis tikus yang dikembangkan yaitu mencit, tikus putih dan tikus rumah.

Tikus rumah biasanya diminati dokter spesialis. Jika mencit biasanya untuk riset mahasiswa Farmasi. Jika mahasiswa kedokteran biasanya memakai tikus.

Dalam peternakannya, ia menunjukkan banyak bekas alat-alat buat riset dan obat-obatan yang ditinggal disana.

Sebab ada juga yang melakukan riset di kandangnya. Karena kini jumlah tikusnya berkurang, kandang-kandang banyak yang kosong.

 

Perawatan Mudah

Dikatakan, tikus adalah hewan yang mudah berkembang biak. Tingkat kematian kecil.

Untuk perawatan juga mudah. Cukup diberi makan berkualitas agar bisa berkembang biak. Untuk harga tikus mulai Rp 2000 sampai Rp 75.000 per ekor.

Yang berharga mahal itu biasanya karena harus memenuhi syarat tertentu untuk riset.

Halaman selanjutnya

 

...

Ikuti kami di
KOMENTAR
1417 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved