Prof dr Suhatno SpOG (K)-Onk, Spesialis Obgyn Surabaya Berpulang Karena Covid-19

Prof dr Suhatno SpOG (K)-Onk ahli obgin dan dosen FK Unair yang meninggal pada Minggu(8/8/2021) karena Covid-19.

Editor: sulvi sofiana
Dokumen pribadi
Prof dr Suhatno SpOG(K)-Onk semasa hidup 

SURYA WIKI, Surabaya - Prof dr Suhatno SpOG(K)-Onk adalah spesialisas di Bidang Onkologi Kandungan sekaligus guru besar Universitas Airlangga (Unair).

Kondisi Prof Suharno mulai memburuk setelah dua minggu berjuang  melawan Covid-19, dokter RS Husada Utama telah melakukan intubasi dan pemasangan ventilator.

Hingga Minggu(8/8) pukul 06.34 WIB Guru Besar Departemen Ilmu Obstetri dan Ginekologi ini berpulang.


Guru Luar Biasa

Semua menyebut Prof Suhatno sebagai guru luar biasa. Kakak tingkat sejak jaman menempuh pendidikan kedokteran dan spesialis, teman satu angkatan, murid-muridnya dan tentu keluarga. 

Loyalitasnya tanpa batas walaupun usia sudah mencapai 76 tahun. 

Terutama dalam berbagi ilmu. Bahkan saat sudah dirawat di RS Husada Utama, masih mengikuti zoom untuk laporan pagi PPDS Prodi Obstetri dan Ginekologi. 

"Beliau menyapa kami dan minta maaf karena mungkin tidak bisa optimal mengikuti laporan pagi. Karena sedang dalam perawatan di RS Husada Utama," kenang Dr dr Brahmana Askandar SpOG (K), salah satu murid Prof Suhatno.

Bukan hanya hadir tiap laporan pagi. Bahkan grand round atau visite besar keliling bangsal bersama murid dokter muda dan PPDS tiap hari Rabu selalu ditunggu, bergantian dengan guru yang lain. 

"Pada forum visit besar, Prof Suhatno akan bercerita panjang lebar dan satu persatu pasien yang ada di bangsal ruang kandungan. Beliau pun akan sabar menjawab pertanyaan yang diajukan dokter muda dan PPDS. Saat pandemi seperti sekarang, visite besar sedang ditiadakan,"tambah pria yang menjabat sebagai ketua IDI Surabaya ini.

Prof dr Suhatno SpOG(K)-Onk semasa hidup (berbaju biru)
Prof dr Suhatno SpOG(K)-Onk semasa hidup (berbaju biru) (Dokumen pribadi)

Panutan di Meja Operasi

Hal lainnya, dikatakan Dekan FK UNAIR, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K) tak ada satupun ahli obgin lulusan FK Unair yang tidak melalui sentuhan bimbingan operasi dan ujian di meja operasi olehnya. 

Menjadi asisten Prof Suhatno, seolah mengikuti operasi sebagai bagian dari nyanyian yang indah. Lapangan operasi atau rongga perut akan tampak gamblang bila Prof Suhatno mengerjakan operasi. Anatomi organ kandungan begitu jelas dan perdarahan sangat minimal. 

"Beliau guru di meja operasi yg kalau menurut saya terbaik. Skillnya luar biasa. Mengerjakan dengan Metode ABCD  tapi dengan cara yang gamblang sehingga asistennya bisa dengan mudah memahami. Sesuatu yang susah jadi gampang di tangan beliau," paparnya.

Karena keahliannya ini, lanjut Prof Budi tak jarang sesama dokter Obgyn yang mengalami kesulitan operasi akan meminta bantuan Prof Suhatno.

Spesialisasinya di Bidang Onkologi Kandungan menjadikannya kerap melaksanakan operasi-operasi berat. 

Misalnya operasi indung telur, kanker rahim, dan operasi daerah kelenjar terkait kanker kandungan.

Prof Suhatno juga ambil bagian dalam Penyusunan Rekomendasi GEBRAK(Gerakan Aksi Bersama Serentak) Covid-19, gerakan rekomendasi para guru besar FK Unair dalam percepatan penanggulangan COVID-19. 

" Beliau masih awal-awal dirawat di rumah sakit, tapi tetap menyempatkan hadir," tambah Prof Budi.


Rendah Hati

Ikuti kami di
KOMENTAR
1421 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved