Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek Jamin Ketersediaan Faskes bagi Warganya

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajukan pinjaman Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tangani Covid-19.

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Surabaya - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajukan pinjaman Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tangani Covid-19.

Nilainya tak kecil, sekitar Rp 250 miliar. Lebih dari separuh dari nilai itu, sebanyak Rp 150 milar akan dipakai untuk membangun fasilitas kesehatan khusus pasien Covid-19.

Dengan perencanaan itu tersebut, politisi PDI Perjuangan itu berharap akan lebih banyak nyawa warganya yang bis diselamatkan di tengah pagebluk yang belum berkeujungan.

Berikut detail cerita bupati muda yang akrab disapa Mas Ipin saat menghadapi pandemi :

 

Fasilitas Kesehatan Untuk Covid-19 Terbatas

Selama menjabat, momentum pandemi dirasa Mas Ipin menjadi yang terberat. Berbeda dengan di awal pandemi dimana banyak orang tanpa gejala (OTG).

"Tapi sekarang ini, gejala klinisnya memang memburuk. Kemudian fasilitas kesehatan (faskes) ini seberapa pun kita punya, rasanya seperti tidak cukup,"ujarnya.

Mungkin mudah,lanjutnya, jika hanya membutuhkan ruang isolasi saja. Ibarat kata tidak ada gedung yang bisa dipakai, masih ada pendopo dipakai.

"Tapi ini yang dibutuhkan tak hanya itu. Yang kita butuhkan, misalnya, ada orang yang harusnya diambil dindakan operasi karena positif Covid. Tapi ruang operasi kita yang bertekanan negatif belum ada,"kenangnya.

Halaman selanjutnya

 

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved