National Hospital Turunkan Tarif Tes PCR Covid-19

National Hospital Surabaya secara resmi menurunkan tarif tes PCR Covid-19 menjadi Rp 492 ribu, Selasa (17/8/2021).

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Byta (25) Pasien National Hosptal saat melakukan pengambilan sample tes Covid-19, Selasa (17/8/2021).(Luthfi Husnika) 

SURYA WIKI | Surabaya - National Hospital Surabaya secara resmi menurunkan tarif tes PCR Covid-19 menjadi Rp 492 ribu, Selasa (17/8/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kesehatan untuk membuat kebijakan tarif PCR di rentan harga Rp 450 ribu - Rp 550 ribu.

"Per hari ini tepatnya pukul 10.17 tarif PCR yang berlaku di National Hospital adalah Rp 492 ribu. Ini berlaku untuk PCR Saliva maupun metode swab PCR biasa," ujar Adj Prof Hananiel Prakasya Widjaya, CEO National Hospital Surabaya.

Dorong Percepatan Tracing

Laki-laki yang akrab disapa Prof Hans ini mengatakan, penurunan tarif PCR Covid-19 tersebut sebagai upaya mendorong percepatan tracing dan PCR yang diinstruksikan pemerintah.

Tarif PCR Turun Dari Rp 900 Ribu

Tes PCR yang mulanya berkisar Rp 900 ribu menjadi rata Rp 492 ribu. Namun, untuk PCR menggunakan metode swab ada penambahan Rp 25 ribu untuk standardisasi alat pengambilan swab.

"Tapi untuk PCR Saliva kami di Rp 492 ribu karena proses pengambilan sample lebih mudah dan bisa dilakukan sendiri," kata Prof Hans.

Subsidi Rumah Sakit

Kendati demikian, tarif baru PCR yang berlaku di National Hospital Ini merupakan hasil subsidi dari pihak rumah sakit sendiri.

Prof Hans menerangkan, National Hospital secara mandiri memberikan subsidi tes PCR Covid-19 supaya tarifnya bisa berada di baawah batas maksimal.

Jamin Kualitas PCR

"Meski tarifnya turun dan kami memberi subsidi secara mandiri, masyarakat tidak perlu khawatir terkait keakuratan hasil tes. Semua alat dan uji laboratorium yang kami gunakan sama seperti biasanya. Kualitas kami bisa jamin," terangnya.

Percepat Hasil Test PCR

Selain menurunkan tarif PCR di bawah batas maksimal, Prof Hans juga mengikuti anjuran pemerintah yakni hasil PCR keluar maksimal 1x24 jam.

Sekaligus Rayakan Kemerdekaan

Penurunan tarif PCR yang bertepatan dengan HUT RI ke-76 ini sekaligus untuk merayakan kemerdekaan. Sebelum mengumumkan penurunan tarif, National Hospital mengadakan upacara peringatan kemerdekaan di halaman rumah sakit.

Upacara yang diikuti oleh staf dan karyawan National Hospital, para tenaga medis dan disaksikan langsung oleh para pasien rumah sakit.

Berharap Evaluasi Pemerintah

Ke depannya, Prof Hans berharap pemerintah juga melakukan penyesuaian terhadap kebijakan baru ini.

Ia berharap, bersamaan penerapan penurunan tarif PCR ini juga dilakukan evaluasi.

"Berharap kebijakan tidak hanya di hilir tapi juga di hulu. Terutama soal kualitas dan harga reagen. Semoga bersamaan dengan perayaan kemerdekaan ini masyarakat kita semua bisa semakin cepat terbebas dan merdeka dari pandemi," pungkasnya.

Penurunan tarif PCR tersebut mendapat repons positif dari salah satu pasien National Hospital.

(Luthfi Husnika)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved