Dinkes Tulungagung Cairkan Rp 5,8 Miliar Insentif Para Nakes Yang Merawat Pasien Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mencairkan Rp 5,8 milar untuk insentif tenaga kesehatan.

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Campurdarat, salah satu tempat Nakes merawat pasien Covid-19 di Tulungagung. 

SURYA WIKI, Tulungagung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mencairkan Rp 5,8 milar untuk insentif tenaga kesehatan.

Dana itu diberikan kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini merawat para pasien Covid-19.

Pencairan Insentif Semester Pertama

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK), dr Ana Herawati, jumlah itu untuk insentif Januari-Juli 2021.

“Pencairan insentif semester pertama sempat tersendat, karena ada perubahan mekanisme pembayaran,” ujar dr Ana.

Lanjutnya, pada tahun 2020 dana insentif ini dicairkan Kementerian Kesehatan melalui APBN.

Sedangkan tahun 2021 ini insentif nakes dibebankan kota/kabupaten melalui APBD.

Di Tulungagung proses penetapan insentif Nakes sempat berjalan alot, karena ada perubahan hingga dua kali.

Pencairan Tunggu Juknis dan Aplikasi Baru

“Selain itu perlu menunggu petunjuk teknis serta aplikasi yang baru,” sambung dr Ana.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved