Abdul Rachman Tukiman, Usaha Bakso Kota Sejak Tahun 1980

Abdul Rachman Tukiman alis Cak Man mengisahkan perjuangannya merintis usaha bakso kota saat Webinar HUT ke 872 tahun Kabupaten Trenggalek.

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Surabaya- Abdul Rachman Tukiman alis Cak Man mengisahkan perjuangannya merintis usaha bakso kota saat Webinar HUT ke 872 tahun Kabupaten Trenggalek oleh Tribun Jatim Network,Jumat (3/9/2021).

Cak Man mengaku memulai usahanya saat merantau ke Kota Malang, Jawa Timur.

Lulusan SD dan Ingin Jadi Juragan Bakso

“Saya anak petani miskin, lulusan SD. Saya menggeluti bakso tahun 1980 saat merantau ke Malang bekerja sebagai pembantu juragan bakso,” kata pria kelahiran Desa Sumurup, Kabupaten Trenggalek ini.

Ia mengaku saat itu bertekad menjadi seperti juragan bakso tempatnya bekerja.

Sukses menjadi juragan bakso, sanggup membeli motor dan membayar kontrak rumah untuk keluarga adalah cita-citanya.

“Saya berjualan, insyaAllah saya bisa mandiri akhirnya Alhamdulillah saya bisa berkembang dari berjualan sendiri kemudian mempekerjakan karyawan,” tuturnya.

Pernah Diusir Dari Lapak Kaki Lima

Namun dalam membangun usahanya, Cak Man mengaku mengalami jatuh bangun.

Semula Cak Man memikul dagangannya keliling kota. Pernah jatuh tersungkur, tidak mendapat uang berjualan, diusir dari lapak kaki lima adalah moment yang pernah Cak Man alami.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved