Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Latih Warga Tingkatkan Kualitas Olahan Ikan

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga melalui pengabdian masyarakat mengadakan pelatihan pengemasan di UMKM pengolah bandeng.

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Tim pengabdian masyarakat FPK Unair mengenalkan pengemasan vakum pada UMKM pengolah ikan bandeng di Sukolilo, Surabaya. 

SURYA WIKI, Surabaya - Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK Unair) melalui pengabdian masyarakat, mengadakan pelatihan pengemasan di UMKM pengolah bandeng presto dan otak-otak di Keputih Tegal, Sukolilo, Surabaya.

Pelatihan yang digelar pada bulan Agustus 2021 tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas komoditas Ikan bandeng yang di olah warga.

Ketua Pengabdian Masyarakat, Dr Eng Patmawati SPi MSi mengungkapkan bandeng presto yang dihasilkan UMKM milik Nafsiah tidak menggunakan pengawet.

Sehingga produk bisa bertahan sekitar 2 hari dalam suhu kamar dan 1 minggu dalam kulkas.

Penyebab pendeknya masa simpan produk ialah tingginya kandungan air dalam bandeng.

Tak hanya itu, bandeng presto yang tidak dikemas dapat mengalami kemunduran mutu.

“Tingginya kandungan air pada produk dapat diatasi dengan menerapkan sistem pengemasan vakum sehingga kualitas bandeng presto yang dihasilkan dapat optimal,” tutur Dosen Teknologi Hasil Perikanan itu.

Ia menjelaskan pengemasan vakum merupakan metode pengemasan sebelum di sealing/press menghilangkan udara atau oksigen dalam kemasan, sehingga umur simpan produk akan lebih tahan lama.

"Tim kami melakukan pendampingan proses pengemasan vakum, mendesain dan membuat kemasan yang menarik sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai jual,"urainya.

Tak hanya itu, tim juga menata sistem manajerial dan penjualan melalui online, sehingga dapat meningkatkan produksi dan penjualan produk UMKM.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved