UM Surabaya Sediakan Kursi Cerdas Disabilitas Untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

Universitas Muhammadiyah Surabaya meluncurkan Kursi Pintar Disabilitas sebagai fasilitas kuliah mahasiswa berkebutuhan khusus.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Wali Kota Surabaya saat hadir dalam peluncuran Kursi Pintar Disabilitas sebagai fasilitas kuliah mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Muhammadiyah Surabaya. 

SURYA WIKI, Surabaya - Universitas Muhammadiyah Surabaya meluncurkan Kursi Pintar Disabilitas sebagai fasilitas kuliah mahasiswa berkebutuhan khusus.

Kursi yang dimodifikasi dengan motor listrik ini bisa digunakan sebagai mobilitas mahasiswa selama di kampus.

Selain dilengkapi dengan roda dan kursi layaknya motor listrik, kursi pintar disabilitas ini juga dilengkapi dengan meja lipat. Sehingga selain membantu mobilitas, kursi ini bisa digunakan dalam perkuliahan.

Masih Uji Coba

Ketua Unit Layanan Disabilitas UM Surabaya, Idham Choliq menjelaskan menjelang perkuliahan luring, pihak kampus mulai menyiapkan sarana bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.

Yaitu dengan menyediakan kursi pintas disabilitas yang saat ini masih dalam tahap uji coba.

"Jika sudah layak digunakan dan nyaman digunakan mahasiswa difabel akan diproduksi masal.  Apalagi mahasiswa difabel di kampus dari berbagai tingkat lebih dari 10. Terutama yg kesulitan mobilitas. Ada tuna daksa dan tuna grahita juga,"ujarnya.

Dikatakan Idham, inovasi ini juga telah diikutkan lomba inovasi alat asistif (alat bantu disabilitas) dan memperoleh pendanaan sebesar Rp 10 juta.

Apresiasi Wali Kota Surabaya

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi turut hadir dalam peluncuran alat ini sekaligus menghadiri kegiatan vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis Sinovac di kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Senin (20/9/2021).

Kehadiran Wali Kota Surabaya tersebut selain memberikan sambutan, ia juga meresmikan alat inovasi untuk mahasiswa disabilitas. 

"UM Surabaya merupakan kampus yang ramah disabilitas, kampus ini dapat dijadikan contoh oleh kampus lainnya" ujar Eri Cahyadi.

Eri mengapresiasi adanya alat inovasi untuk mahasiswa disabilitas ini. 

Tidak hanya itu, ia juga menjanjikan pekerjaan kepada 2 alumni penerima beasiswa disabilitas jurusan Ilmu Hukum. 

"Untuk mas Halim dan mas Diksa karena baru lulus nanti akan saya beri pekerjaan. Karena mereka lulusan ilmu hukum, maka nanti mereka bisa bekerja sesuai dengan disiplin ilmu mereka " tutur Eri

Rektor UM Surabaya, Dr dr Sukadiono MM menyampaikan rasa terima kasih kepada Eri Cahyadi berkenan hadir dalam kegiatan vaksinasi dan uji coba alat inovasi untuk disabilitas.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Eri, selaku Wali Kota Surabaya karena memberikan kesempatan kepada alumni kami khususnya alumni Difable untuk bekerja di pemkot Surabaya.

Saya kira ini adalah bentuk penghargaan pemkot surabaya kepada lulusan UM Surabaya, khususnya disabilitas mampu bekerja di manapun dan diberikan kesempatan yang sama" ujarnya.

 

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved