East Java Student Championship 2021, Wadah Kompetisi Siswa Penggemar E-Sport

Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur bersama Pengurus provinsi E-Sports Indonesia (ESI) Jawa Timur menggelar turnamen khusus pelajar SMA.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi saat menyaksikan siswa SMA Muhammadiyah X berlatih E Sport untuk kompetisi, Selasa (21/9/2021). 

 SURYA WIKI, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan SMA bersama Pengurus provinsi E-Sports Indonesia (ESI) Jawa Timur menggelar turnamen khusus pelajar SMA.

Ajang game yang melibatkan SMA negeri dan swasta di Jatim itu diikuti oleh 2.500 peserta yang terbagi atas 500 tim.

Mengusung tema Spirit of East Java, cabang game yang dipilih adalah Mobile Legend.

 

Game Online Diakui Sebagai Cabang Olahraga Internasional

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi menjelaskan bahwa saat ini game online merupakan cabang olahraga yang sudah diakui di level intemasional.

Cabang olahraga ini dipertandingkan di Asian Games 2018 sebagai cabang olahraga eksibisi.

Selain itu pada SEA Games 2019 tim Indonesia berhasil meraih perak di nomor Mobile Legends: Bang Bang. Atas dasar itu, Dindik Jatim turut berupaya mendorong pertumbuhan olahraga.

“Kami sengaja melibatkan sekolah untuk ikut aktif mendukung pendidikan olahraga,” kata Wahid, Selasa (21/9/2021).

Hilangkan Stigma Negatif

Dia menjelaskan bahwa selama ini banyak kesan negatif terhadap e-sports.

Padahal, olahraga itu memiliki manfaat yang cukup banyak. E-sports mendorong kemampuan koginitif anak sekolah.

“E-sports juga melatih memori dan mendorong pelajar berpikir kritis,” kata Wahid.

Mantan Kadishub Jatim itu menyebut ada penghargaan yang diberikan untuk pemenang dengan total hadiah mencapai Rp 25 juta.

Jadi Game Paling Ramai dan Heboh

Ketua Harian Pengprov ESI Jawa Timur, Daniel Agung mengatakan, Mobile Legend merupakan game yang bersifat kompetitif dan kerap dipertandingkan oleh pemerintah Misalnya lewat tajuk Piala Presiden dan Piala Menpora.

Mobile Legend juga menjadi salah satu game dengan penonton teramai dan terheboh.

Berikan Manfaat Positif Pada Siswa

Game online, ujarnya, kerap dipandang sebelah mata. Bahkan dianggap merugikan generasi muda.

Padahal, jelas Daniel, dari sudut pandang yang lain, game online yang diakomodasi dan difasilitasi dengan baik mampu memberikan manfaat positif kepada generasi muda.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved