Mahasiswa Ubaya Inovasikan Buah Jamblang Jadi Tablet Effervescent

Mahasiswa Program Universitas Surabaya (Ubaya), Linus Nara Pradha inovasikan buah jamblang menjadi effervescent.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Mahasiswa Program Studi Biologi Program Kekhususan Bionutrisi dan Inovasi Pangan Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya), Linus Nara Pradhana saat memproses buah jamblang menjadi effervescent di laboratorium kampus Ubaya. 

SURYA WIKI, Surabaya – Mahasiswa Program Studi Biologi Program Kekhususan Bionutrisi dan Inovasi Pangan Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya), Linus Nara Pradhana inovasikan buah jamblang menjadi effervescent.

Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan produksi olahan buah jamblang yang mulai jarang dikonsumsi masyarakat karena rasanya sepat dan masam jika dikonsumsi langsung.

Untuk itu, Linus berkreasi mengolah buah jamblang menjadi effervescent agar bisa diterima dan dikonsumsi oleh masyarakat luas.

“Saya membuat effervescent agar rasanya lebih enak karena ada campuran sodanya dan bisa diterima masyarakat luas. Cara mengonsumsinya juga cukup mudah dengan memasukkan effervescent ke dalam air, setelah larut bisa langsung diminum,” ucap Linus.

Mahasiswa yang akan diwisuda 30 Oktober 2021 ini mengungkapkan bahwa keinginannya adalah memperkenalkan buah jamblang melalui produk minuman kekinian dalam bentuk effervescent.

Buah Jamblang

Buah jamblang atau biasa dikenal duwet memiliki bentuk menyerupai anggur namun sedikit lonjong dengan rasa buah yang khas.

Kadang buah ini juga disebut plum Jawa. Saat ini buah jamblang semakin jarang ditemukan dan hanya sedikit orang yang masih mengonsumsi buah tersebut. Padahal buah ini kaya manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Riset Skripsi

Produk effervescent dari buah jamblang ini juga merupakan skripsi milik Linus yang berjudul ‘Pengaruh Penambahan Ekstrak Buah Jamblang Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Serbuk Effervescent Buah Jamblang’.

"Skripsi ini berjalan selama 3 sampai 4 bulan mulai dari pengumpulan riset, proses produksi hingga uji organoleptik terhadap 40 orang terkait warna, rasa, bau dan sensasi soda pada produk,"lanjutnya.

Proses Pembuatan Selama Tiga Hari

Proses pembuatan effervescent dari buah jamblang dikatakan Linus membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Pertama buah jamblang yang sudah matang dicuci bersih dengan air mengalir.

Kemudian dipotong-potong dan direndam dengan alkohol 70 persen.

Setelah itu didiamkan di suhu ruang selama kurang lebih 2 hari.

"Proses ini disebut dengan metode ekstraksi maserasi. Kemudian dipisahkan ekstrak dengan alkohol menggunakan alat rotary evaporator. Tujuannya untuk menghasilkan ekstrak buah jamblang dengan kandungan atau konsentrasi lebih pekat,"paparnya.

Gunakan Spray Dryer

Ekstrak buah jamblang tersebut kemudian diproses dengan alat spray dryer untuk mengubah ekstrak yang berbentuk cair menjadi serbuk.

Setelah itu, serbuk dicampur dengan soda kue, asam sitrat dan bahan yang lain untuk membuat effervescent.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved