Naik 14 Persen, Unusa Kukuhkan 2.028 Mahasiswa Baru

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng mengukuhkan 2.028 mahasiswa baru secara hybrid, Sabtu (25/9/2021).

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng 

SURYA WIKI, Surabaya -  Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng mengukuhkan 2.028 mahasiswa baru secara hybrid, Sabtu (25/9/2021).

Jumlah tersebut berasal dari mahasiswa program vokasi, akademik dan profesi di lima fakultas, masing-masing Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK), Fakultas Kesehatan (F. Kes), Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Termasuk sebanyak 555 mahasiswa program profesi guru (PPG).

Pengukuhan yang dilakukan dalam acara sidang senat terbuka tersebut dihadiri Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA.

Sebelumnya, sejak Senin, 20 September 2021, para mahasiswa baru tersebut menjalani kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di tingkat universitas, fakultas dan program studi.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan, bahwa yang harus disadari oleh para mahasiswa baru adalah bahwa Anda sekarang bukan lagi siswa seperti di bangku sekolah sebelumnya, tapi Anda sudah menjadi Mahasiswa.

Maba Diminta Aktif Berorganisasi

Jazidie perlu menekankan mahasiswa Unusa tidak hanya dituntut belajar dan belajar, tapi juga berorganisasi sebagai bekal dikemudian hari.

"Alhamdulillah Unusa telah menyediakan banyak unit kegiatan kemahasiswaan yang bisa Anda pilih untuk berkegiatan atau berorganisasi,"urainya.

Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kesempatan itu terbuka luas.

Siapkan Paket Kurikulum MBKM

Terkait dengan program MBKM, Unusa mempaketkan kurikulumnya dengan progran mayor-minor, dimana mahasiswa dapat mengambil matakuliah yang diminatinya di prodi atau fakultas lain sebagaimana yang digagas dalam MBKM.

Peminat Unusa Meningkat
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan PhD, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, minat lulusan sekolah menengah atas dalam memilih Unusa masih tetap tinggi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan PhD
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan PhD (SURYA/SULVI SOFIANA)

Terbukti Unusa masih dapat mengukuhkan seribu lebih mahasiswa baru.

"Jumlah mahasiswa baru yang dikukuhkan tahun ini naik 14 persen jika dibanding tahun sebelumnya,"tegasnya.

10 Persen Mahasiswa Penerima Beasiswa

Dari jumlah itu lebih dari 10 persennya adalah mahasiswa yang tercatat sebagai penerima beasiswa, baik dari Pemerintah, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) maupun beasiswa dari Yarsis dan Unusa serta dari pihak swasta.

Bagikan Tablet Pada Maba

Terkait dengan proses pembelajaran, kata Kacung Marijan menjelaskan, jauh sebelum pandemi Covid-19 Unusa telah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, melalui pemberian tablet kepada setiap mahasiswa baru.

"Sehingga ketika pandemi dan memaksa pembelajaran dilakukan secara daring, baik dosen maupun mahasiswa Unusa sudah tidak menemui kendala lagi,"lanjutnya.

Lebih Awal Terapkan Pembelajaran Hybrid

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved