Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya Luncurkan Logo Produk Hasil Urban Farming

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya meluncurkan logo untuk gunakan pada kemasan produk sayur hasil budidaya warga.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/MOHAMMAD ZAINAL ARIF
Kepala Bidang Pertanian DKPP Surabaya, Rahmad Kodariawan bersama sejumlah petani sayur Surabaya saat mempackaging produk sayur hasil panennya di Pendopo Kantor DKPP Surabaya, Senin (27/9/2021). 

SURYA WIKI, Surabaya - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya meluncurkan logo untuk gunakan pada kemasan produk sayur hasil budidaya warga di Pendopo Kantor DKPP Surabaya, Senin (27/9/2021).

Hal ini sebagai upaya mendorong sejumlah kampung di Surabaya untuk menciptakan ketahanan pangan dengan terus menggalakkan program urban farming.

Tercatat ada 11 kampung yang sudah mendapatkan pendampingan, pelatihan hingga bantuan berupa paket hidroponik hingga budidaya tanaman sayuran dalam pot (Tasapot).

Berjalan sejak bulan Juli 2021, 11 Kampung inipun menunjukkan perkembangannya dengan berhasil memanen beragam jenis tanaman sayur.

Kepala Bidang Pertanian DKPP Surabaya, Rahmad Kodariawan mengatakan pihaknya memfasilitasi packaging sayur hasil panen warga Surabaya.

"Kami coba tawarkan ke beberapa pihak. Diantaranya super market dan warga sekitar wilayah mereka," ujarnya.

Rahmad mewanti-wanti agar warga kedepannya dapat konsisten memproduksi sayur secara berkelanjutan. 

Hal itu agar saat ada tempat untuk pemasaran, warga tidak mengalami kesulitan dalam hal produktivitas sayur.

"Kami memulai dari yang kecil dulu, kedepannya kami akan menambah kampung-kampung lagi untuk dibina. Sekitar 2 sampai 3 kali lipatnya (22 - 33 kampung di Surabaya)," ungkapnya.

Sementara itu dilain pihak, Ketua Kader Urban Farming dari Kampung Lilin Kelurahan Mojo Surabaya, Tjatur Koemarawati mengaku optimis dengan adanya logo baru untuk produk petani sayur di Surabaya.

"Mudah-mudahan adanya logo ini, membuat semakin banyak peminat dan pembeli sayur," ungkapnya.

Logo dengan slogan "Tanam Yang Kita Makan, Makan Yang Kita Tanam" menggabarkan bagaimana komitmen dari para petani di Surabaya untuk mandiri dalam hal ketahanan pangan dengan aksi urban farming yang dilakukan.

"Sebelumnya kami mendistribusikan hasil sayur kita ke Rumah Sakit Haji Umum Surabaya, namun belum ada logonya. Kedepannya semoga produk kami bisa didistribusikan ke mini market terdekat," pungkasnya.

(Mohammad Zainal Arif )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved