Tim SMAN 2 Lumajang  Juara East Java Student Championship Cabang Game Mobile Legend

tim Pinandhita Legends merupakan siswa SMAN 2 Lumajang yang berhasil meraih juara pertama dalam East Java Student Championship.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Tim Pinandhita Legends asal SMAN 2 Lumajang yang meraihvpiala gubernur dalam grand final East Java Student Championship Cabang Game Mobile Legend, Sabtu (9/10/2021). 

SURYA WIKI, Surabaya -  Kevin Susanto bersama empat temannya dari tim Pinandhita Legends merupakan siswa SMAN 2 Lumajang yang berhasil mengalahkan 8 tim lain dalam grand final East Java Student Championship Cabang Game Mobile Legend, Sabtu (9/10/2021).

Kompetisi game Mobile Legend ini diselenggarakan Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan SMA.

Di sekolah, dikatakan Kevin, ia dan teman-temannya secara mandiri membentuk komunitas pecinta E-Sport dan mulai beberapa bulan lalu rutin mengikuti kompetisi E-Sport di berbagai komunitas dan institusi.

Untuk bisa menjadi juara kali ini, Kevin mengaku mulai latihan intensif sejak pendaftaran lomba.

"Bahkan pernah latihan tiap hari hingga menginap di rumah salah satu teman saat akhir pekan,"ujarnya

Dukungan Sekolah dan Keluarga

Meskipun e-sport belum awam bagi sebagian orang, namun Kevin dan timnya mendapat dukungan dari keluarga maupun sekolah.

Karena mereka berkomitmen mendahulukan tugas sekilah daei pada latihan. Sehingga sejauh ini tidak mengganggu pelajaran. 

"Karena kami tetap meluangkan waktu mengerjakan tugas,"tegasnya.

Namun, kompetisi tim yang menuntut strategi dan kerja sama ini dikatakan Kevin sempat menghadapi sejumlah kesulitan.

Pasalnya, timnya banyak mengalami kekalahan saat sparing dengan tim lain ketika latihan.

"Kalau kalah pastinya memicu pertengkaran, tapi kami bisa bersatu dan bekerja sama lagi. Termasuk dalam final ini,"urainya.


Cikal Bakal Ekskul E-Sport

Rizky Fisabilillah, guru pendamping Kevin dan timnya mengaku meskipun Kevin dan teman-temannya baru tergabung dalam komunitas yang belum diresmikan pihak sekolah. 

Tapi mereka sering ditunjuk mewakili sekolah untuk kompetisi E-Sport

"Karena ada potensi anak-anak di bidang E-sport ini, kami coba-coba ikut lomba dan bisa lolos.

Akhirnya sekolah mendukung dan bisa diusahakan menjadi ekstra kurikiler jika semakin banyak rpestasi yang diukir,"urai Rizky.

Sejak marak kompetisi E-sport, Kevin dan teman-temannya secara individu membentuk komunitas yang memiliki hobi main game online.

Bahkan menjuarai kompetisi nasional E-Sport yang diadakan IPB dan juga komunitas.

Namun belum pernah mendapat juara pertama, sehingga hal ini memotivasi timnya untuk mengukir juara pertama.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved