Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Atika Dian Ariana SPsi MMc, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga menegaskan urgensi menjaga kesehatan mental selama berkegiatan.

Editor: sulvi sofiana
SURYA
ilustrasi 

SURYA WIKI, Surabaya – 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Isu kesehatan mental ini menjadi kian marak berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun ini.

Atika Dian Ariana SPsi MMc, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga menegaskan urgensi menjaga kesehatan mental selama berkegiatan di tengah pandemi Covid-19.

“Yang paling utama adalah memperhatikan pola hidup kita seperti komitmen terhadap jadwal keseharian yang kita buat. Ini penting untuk menjaga motivasi hidup kita,” tegasnya.

Ruang Khusus di Rumah

Dosen bidang Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental ini juga menyarankan untuk membuat sebuah spot yang hanya digunakan sebagai tempat kerja atau tempat untuk melakukan pembelajaran daring di rumah.

Pola Hidup Sehat

Selain itu, pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi dan seimbang, memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, serta olahraga teratur juga sangat penting untuk diperhatikan.

Tetap Bersosialisasi

Meskipun hanya melakukan kegiatan dari rumah masing-masing, Atika mengingatkan agar tetap terkoneksi dengan orang-orang di sekitar. “Tetap terhubung dengan lingkungan sosial juga penting di tengah pandemi sekarang ini dimana kita tidak leluasa untuk berinteraksi dengan orang lain meskipun hanya dengan menggunakan media daring,” papar Atika.

Mengatur Waktu Screen Time

Atika juga menjelaskan pentingnya mengatur screen time mengingat kita banyak menghabiskan waktu di depan layar monitor untuk bekerja atau mengikuti pembelajaran daring.

“Untuk yang mahasiswa, misalnya, kuliah itu pasti ada selisih waktu 30 menitan, bahkan kadang lebih. Gunakan waktu itu untuk betul-betul istirahat dari layar misalnya dengan stretching serta benar-benar mengalihkan pandangan dari layar,” paparnya.

Temukan Hobi Baru

Terakhir, Atika menyarankan untuk mencari aktivitas yang bermakna dan mungkin belum pernah dilakukan. “Banyak orang yang kemudian seperti menemukan hobi baru. Makanya, selama pandemi kayak gardening dan bersepeda itu kan happening banget. Ini karena orang jadi punya banyak waktu mengenali siapa dirinya,” pungkasnya.

 

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved