Kelurahan Semolowaru di Surabaya Masuk Desa Peduli Pemilu, Jadi Pilot Project Nasional

Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya ditetapkan sebagai salah satu lokus proyek rintisan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

Editor: sulvi sofiana
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Komisioner KPU RI, Arief Budiman bersama Wali Kota Surabaya saat hadir di pengukuhan para kader DP3 di Surabaya, Rabu (13/10/2021). 

SURYA WIKI, Surabaya - Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya ditetapkan sebagai salah satu lokus proyek rintisan (pilot project) Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) Tahun 2021 di Provinsi Jawa Timur. 

Komisioner KPU RI, Arief Budiman turut hadir untuk mengukuhkan para kader DP3 di Surabaya, Rabu (13/10/2021).

Kader ini akan menjadi "duta" pemilu untuk kawasan lain. 

Arief Budiman menjelaskan bahwa DP3 adalah program jangka panjang peningkatan partisipasi pemilih dalam pemilu. Sebelumnya kader pemilu ini bernama relasi.

"Situasi sekarang agak berbeda dengan sebelumnya, maka kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat. Di Jatim, saat ini yang sudah siap adalah Sidoarjo dan Surabaya," kata Arief.

Perluas Kader DP3

Pihaknya pun menyambut baik peran serta pemerintah daerah. Rencananya, ia akan memperluas kader-kader DP3 di seluruh wilayah kelurahan Surabaya.

"Jadi kami berterima kasih kepada Pemkot Surabaya dan wali kota hadir langsung memberikan semangat. Terima kasih atas dukungannya dan nanti akan kita perluas, akan diseminasikan ke kelurahan-kelurahan di Surabaya," katanya.

Kader DP3 di seluruh kabupaten/kota akan terus bertambah secara bertahap. Targetnya, dapat mencapai 514 kabupaten/kota di Indonesia. 

"Tapi karena situasinya tidak memungkinkan, jadi kami menargetkan 68 kabupaten/kota. Mudah-mudahan tahun 2022, 2023 kita bisa kembangkan lagi. Sehingga di tahun 2024, seluruh kabupaten/kota hingga desa kita sudah bisa lakukan pelatihan kader semacam ini," ungkap Arief.

Ajak Masyarakat Peduli Pemilu

Menurut Arief, ada dua hal yang menjadi tugas dari kader DP3. Pertama adalah mensosialisasikan kepada masyarakat supaya tahu betul apa itu pemilu dan pentingnya pemilu.

Kemudian, mengajak masyarakat agar semakin banyak yang peduli dengan pemilu.

"Jadi kalau selama ini tidak terlalu banyak yang peduli serius, ini akan dikembangkan supaya semua peduli. Targetnya adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih di tahun 2024," terang dia.

Para kader DP3 juga bakal dibekali pelatihan terlebih dahulu sebelum terjun ke masyarakat.

"Jadi pembekalan ini menjadikan mereka sebagai pelatih untuk memberi pelatihan kepada masyarakat lebih luas," pungkasnya. 

Pengukuhan Kader

Secara simbolis, Arief Budiman bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, mengukuhkan kader DP3 di Kota Pahlawan.

Acara pengukuhan yang berlangsung di pendopo Kantor Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo tersebut, sekaligus membuka kegiatan sosialisasi pembekalan kepada kader-kader DP3. 

Cak Eri Cahyadi memastikan pihaknya siap mendukung program tersebut. "Insya Allah, Kota Surabaya warganya peduli semua sama pemilu (pemilihan umum)," katanya. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved