Unair Terapkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Lintas Program Studi Internal

Universitas Airlangga (Unair) mulai mengintensifkan penerapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Unair 

SURYA WIKI, Surabaya - Universitas Airlangga (Unair) mulai mengintensifkan  penerapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program untuk mendukung peningkatan pengetahuan, softskill, dan relasi mahasiswanya ini sebelumnya sudah dilakukan Unair sejak empat tahun lalu.

Rektor Unair, Prof Moh Nasih mengungkapkan pada aspek internal kampus misalnya, Unair memperbanyak kesempatan bagi mahasiswanya untuk mengambil mata kuliah lintas program studi. 

"Berkaitan dengan MBKM, ada sembilan aktivitas yang bisa diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari implementasi MBKM.  Unair sudah lama mengimplementasikn beberapa hal yang berkaitan dengan MBKM,"ujarnya, Jumat (15/10/2021).

Sembilan aktivitas tersebut diantaranya, pertukaran mahasiswa, praktek magang/proyek industri, proyek di desa, penelitian/riset, wirausaha, proyek independen, mengajar di satuan pendidikan, proyek kemanusiaan dan pembelajaran lintas program studi/lintas rumpun ilmu.

"Seperti kebijakan untuk mahasiswa yang mengikuti olimpiade tidak perlu mengikuti KKN dan kegiatan  Ini dikuatkan lagi lewat MBKM. 

Kemudian untuk pertukaran mahasiswa, ada banyak mahasiswa dari luar Unair yang mengikuti perkuliahan disini. Bahkan ada beberapa mahasiswa Unair juga mengikuti perkuliahan di luar negeri juga,"urainya.

Secara nasional program MBKM ini administrasi dan mekanismenya harus di kementrian. Namun, Unair memiliki kebijakan untuk melakukan aktivitas MBKM secara internal. 

"Sehingga tidak harus melalui Jakarta dengan format yang sudah kami tetapkan. Karena berkaitan dengan waktu untuk mencapai 20 SKS di berbagai macam tempat kalau mengikuti aturan dikti sangat terbatasi,"tegasnya.

Pembelajaran lintas studi ini dikatakan Prof Nasih sudah dilakukan sejak awal semester. Sehingga tidak ada sekat antar prodi.

Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto DEA DVM Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni Unair menambahkan bahwa program MBKM ini pada waktu sebelumnya sebagian sudah dilaksanakan. Jadi misal rpestasi mahasiswa dalam PKM, prestasi dalam lomba debat ini kemudian diakui dalam SKS.

"Kami mengembangkan inter personal education, terutama bidang kesehatan dan hospital base di RSUA sejak empat tahun lalu. Modul-modul yang sudah kami kembangkan dari program ini sudah diikuti oleh berbagai prodi kesehatan sebelum MBKM berjalan,"urainya.

Pihaknya juga mengembangkan dalam Community Base yang sudah berjalan dua atau satu tahun. Dan dikembangkan lagi multidisiplinnya hingga memiliki 12 modul.

"Dengan program MBKM kami menjadi lebih mudah menerapkan lebih banyak SKS untuk ditempuh di luar kampus,"pungkasnya.

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved