Yenni Anggraini Bagi Tips Bikin Beragam Jenis Pempek, Lembut dan Kenyal

Cara membuat kuliner khas Palembang ini tidak sulit. Namun butuh keuletan dan ketepatan untuk menghasilkan pempek yang kenyal, lembut dan rasa gurih.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/NURIKA ANISA
Yenni Anggraini, pengusaha pempek 

SURYA WIKI, Surabaya - Kuliner Pempek Palembang sangat tersohor di kalangan masyarakat Indonesia. Tekstur yang kenyal, gurih, asam dan pedas dari cukup menjadikan citarasa pempek tiada lawan.

Cara membuat kuliner khas Palembang ini tidak sulit. Namun butuh keuletan dan ketepatan untuk menghasilkan pempek yang kenyal, lembut dan rasa gurih.

Yenni Anggraini, pengusaha pempek membagikan tips membuat kuliner khas Palembang. Lantas bagaimana membuatnya?

Pertama, perlu menyiapkan ikan tenggiri giling atau sudah dihaluskan. Sembari menyiapkan air yang dimasak hingga mendidih.

“Siapkan air 600 cc, garam halus dan tepung tapioka 600 gram untuk satu kilogram ikan tenggiri,” kata Yenni di Grand City Mall Surabaya, Senin (25/10/2021).

Semua bahan dijadikan adonan, diuleni sembari dibentuk sesuai varian pempek yang ingin dibuat.

Alat Khusus Untuk Pempek Kriting

Jika ingin pempek kriting, piringan kuning dari Palembang menjadi alat khusus membentuk adonan.

Yenni mencontohkan pembuatan pempek kapal selam. Adonan dibulatkan kemudian bagian tengah ditekan membentuk lubang.

Gunakan Telur Bebek

“Ini untuk telur. Saya isi telur utuh, tidak dicampur atau diaduk,” kata dia.

Spesial pempek Palembang, telur yang digunakan menggunakan telur bebek. Hal ini untuk memberikan warna yang cantik di tengah pempek dengan ukuran yang besar.

“Pakai telur ayam bisa tapi di Palembang ini pempek agak mewah dan elegan,” kata Yenni.

Segera Masukkan Ke Air Mendidih

Tips lain, adonan yang sudah dibentuk harus segera dimasukan ke air mendidih. 

Agar adonan tidak pecah, Yenni menyarankan tidak terlalu banyak menguleni adonan dan tidak terlalu banyak tepung.

“Jangan banyak tepung biar ga keras dan langsung dicemplungin ke air mendidih. Kalau tidak mau lengket kasih sedikit minyak di air rebusannya,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama merebus pempek. Ketika pempek sudah naik ke permukaan air, artinya sudah matang.

“Pempek ini timbul berarti matang tapi kalau pempek kapal selam agak lama sedikit takut telur belum matang sempurna,” jelasnya.

Pempek yang sudah matang ditiriskan, bisa digoreng maupun disajikan langsung. Kuliner khas Wong Kito Galo ini sangat pas disajikan dengan cuko asam pedas dan timun sebagai pelengkap.

Perempuan yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Pempek Palembang ini menawarkan banyak varian seperti pempek kapal selam, pempek kriting, pempek telur, pempek lenjer, pempek adaan (pempek bulat).

“Di Palembang banyak jenisnya, ada juga pempek panggang namanya pempek lenggang. Disajikan di atas daun pisang, dibakar,” tutup Yeni.

(Nurika Anisa)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved