FKG Unair Sesuaikan Kurikulum MBKM, Pembelajaran Dan Pengabdian Di Luar Kampus Masuk Dalam SKS

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair) turut serta merespon Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Kegiatan mahasiswa FKG Unair saat praktikum memakai manekin dan hazmat. 

SURYA WIKI, Surabaya - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair) turut serta merespon Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Salah satunya dengan menyesuaikan kurikulum di fakultasnya agar bisa mengakui kegiatan belajar dan pengabdian masyarakat mahasiswa di luar kampus sebagai kredit semester.

Hal ini dirasa sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang secara umum memberikan hak belajar bagi mahasiswa program sarjana dan sarjana terapan selama tiga semester di luar program studi.

Dekan FKG Unair, Dr drg Agung Sosiawan MKes  mengungkapkan FKG dan Fakultas Kedokteran sudah menjalankan MBKM, karena sudah menggelar pembelajaran di luar kampus. Terutama yang berkaitan dengan institusi Kesehatan.

“Seperti kegiatan di Rumah Sakit Terapung yang jika dikaitkan dengan 20 SKS (MBKM) insyaallah lebih. Hanya saja karena dulu tidak ada Bahasa MBKM sehingga seolah-olah bidang Kesehatan tidak tersentuh MBKM,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).

Karena sebenarnya,lanjut Agung, MBKM itu merupakan marwah dan spirit FKG. Pasalnya, kegiatan mahasiswa berkaitan langsung dengan lingkungan yang lebih luas. Seperti pasien, puskesmas dan pengabdian masyarakat dalam memberikan edukasi seperti sosialisasi Kesehatan gig dan mulut.

“Berkaitan dengan institusi kami sudah di level pelayanan dasar, kalau sebenarnya dinawaitukan sebagai MBKM maka sudah mengarah ke arah sana. Karena mahasiswa kami bukan hanya belajar di tengah kampus, tetapi juga belajar di luar kampus,” paparnya.

Sementara itu, terkait penyusunan silabus kurikulum saat ini tengah disusun menyesuaikan arahan rektor dan juga Kemendikbud DIkti.

“Arahan dari rektor sudah ada, tinggal kami kerucukan dan kami spesifikasikan terkait dengan MBKM di fakultas kedokteran gigi,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengambilan mata kuliah lintas prodi di internal Unair yang bisa dilakukan mahasiswa FKG untuk meningkatkan ketrampilannya. Seperti dalam penelitian, mahasiswa bisa mendalami bagaimana memperlakuan hewan coba dengan mengambil kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan.

“ Kemudian untuk pengelolaan klinik, nanti kita bsia libatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam konteks lintas prodi. FKG juga bisa menawarkan mata kuliah manajemen klinik yang bisa diambil mahasiswa dari prodi lain,”paparnya.

Selain itu juga keterlibatan alumni yang menjalankan menjalankan start up dengan melibatkan mahasiswa FKG. Sehingga mahasiswa juga bisa memiliki kemampuan bidang entrepreuner. 

“Jadi selain ke prodi lain untuk belajar sektor ekonomi kami juga bekerja sama dengan alumni untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam MBKM ini,”urainya.

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved