Berstatus PTNBH, Universitas Brawijaya Bakal Menambah Dua Fakultas dan Wakil Rektor Lima

Menyandang status PTNBH membuat Universitas Brawijaya (UB) lebih leluasa menambah fakultas. Dari 15 fakultas yang ada, akan menjadi 17 fakultas.

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Surabaya - Menyandang status PTNBH membuat Universitas Brawijaya (UB) lebih leluasa menambah fakultas. Dari 15 fakultas yang ada, akan menjadi 17 fakultas.

"Nanti Program Vokasi akan jadi Fakultas dan ada prodi di Fakultas Kedokteran (FK) dikeluarkan dan menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan," jelas Rektor UB Prof Dr Nihfil Hanani MS pada suryamalang.com saat Sabtu (27/11/2021). 

Prodi yang akan dikeluarkan dari FK seperti Keperawatan. Sehingga FK tidak terlalu berat. Dikatakan Rektor, prodi-prodi itu sudah ada namun hanya dibuatkan fakultas baru.

Seperti halnya di Pendidikan Vokasi. Direncanakan, dua fakultas baru ini akan diresmikan pada Januari 2022. Selain itu, UB juga akan menambah Wakil Rektor V untuk fokus mengurusi Riset dan Inovasi. 

"Untuk WR Lima juga penunjukkan saya. Kriterianya adalah orangnya aktif dan pengembangan riset dan inovasi," tambah Nuhfil. Namun ia enggan membocorkan siapa. "Nanti Januari 2022," jelas dia. Saat ini, Wakil Rektor UB ada empat dan memiliki bidang sendiri-sendiri. Jika ada WR 5, ini pertama kali ada perguruan tinggi yang memilikinya. 

Terpisah Prof Unti Ludigdo, Direktur Pendidikan Vokasi UB membenarkan rencana pendirian Fakultas Vokasi. "Kami dalam waktu singkat harus menyiapkan dokumen dan perangkat  keorganisasian fakultas," jelas Unti.

Dikatakan, embrionya sudah ada dengan menambah organ lain. Menurut dia, Rektor UB dan stake holder lainnya mengharapkan dengan menjadi fakultas, maka vokasi bisa cepat berkembang. 

Fakultas Vokasi nanti berfokus pada  pendidikan pada karakterisasi kewirausahaan pada pada bidang ekonomi kreatif dan bidang kesehatan yang dibutuhkan.

Prosesnya nanti setelah ke rektor, selanjutnya dibawa rektor ke senat akademi universitas. Jika disetujui, maka bakal menjadi fakultas pertengahan Desember 2021.

Jika jadi Fakultas Vokasi, pengelola saat ini akan menyiapkan prodi Bisnis Jasa Makanan Halal. Hal ini sejalan dengan UB yang sednag membangun ekosistem makanan halal dan  penyiapan SDM.

Nantinya, SDM itu akan bisa menjadi pelaku dalam makanan halal maupun terjun di industri sebagai penyelia atau jaid chef. Jenjangnya adalah sarjana terapan.

Vokasi juga akan menyiapkan Prodi Teknologi Informasi dan Digital. Yaitu Robotika dan Artifisial Intelegence (AI). Ia berharap prodi ini bisa memback up digitalisasi.

Sedang di bidang finance juga disiapkan sarjana terapan Analis Keuangan dan Apraisal. Di Vokasi sata ini ada lima prodi. Dikatakan, jenjang D3 yang ada akan dihapuskan dan jadi D4 (Sarjana Terapan). 

Target Rektor UB ada 10 prodi di Vokasi. Dikatakan Unti, dengan status PTNBH yang disandang UB, maka bisa fleksibel dan tidak selalu sesuai dengan nomenklatur yang ada.

Selain itu juga berencana mendirikan Prodi Fisioterapi. Tapi fokusnya sementara masih di Bisnis Makanan Halal serta Robotika dan AI.

(Sylvianita Widyawati)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1759 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved