Morula IVF Indonesia Buka 3 Klinik Baru di Surabaya

Klinik fertilitas Morula IVF membuka 3 cabang barunya di Kota Surabaya. Sebelumnya Morula IVF hanya memiliki satu klinik cabang di Surabaya.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/LUTHFI HUSNIKA
dr Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG selaku Direktur Utama Morula IVF Indonesia (tengah batik biru) bersama jajaran tim dokter Morula IVF dan manajemen, Minggu (28/11/2021) sore. 

SURYA WIKI, Surabaya - Klinik fertilitas Morula IVF membuka 3 cabang barunya di Kota Surabaya. Sebelumnya Morula IVF hanya memiliki satu klinik cabang di Surabaya. Saat ini, Morula IVF sudah hadir di 11 kota yang tersebar di wilayah Indonesia. 

Pembukaan 3 klinik baru di Surabaya tersebut seiring dengan meningkatnya permintaan layanan fertilitas di Jawa Timur dan Surabaya khususnya. 

Pembukaan 3 klinik baru Morula IVF di Surabaya tersebut juga sebagai simbolisasi 9 tahun Morula hadir di Surabaya. 

"Jawa Timur dan Surabaya terutama menjadi wilayah kedua dengan pasien bayi tabung terbesar setelah Jabodetabek. Ini juga yang melandasi kami membuka tiga klinik baru di Surabaya. Supaya layanan semakin optimal dan menjangkau banyak kalangan," ungkap dr Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG selaku Direktur Utama Morula IVF Indonesia, Minggu (28/11/2021) sore. 

Tangani 800 Program Bayi Tabung tiap Tahun

Menurut dr Ivan, kesadaran masyarakat Jawa Timur mengenai pentingnya penanganan medis untuk yang kesulitan memiliki momongan setelah satu tahun menikah cukup besar. Terbukti, setiap tahunnya Morula IVF Surabaya menangani tak kurang dari 800 program bayi tabung. 

"Punya keturunan menjadi salah satu hal utama dalam keluarga. 10 persen dari total pasangan menikah ternyata kesulitan memiliki anak dan membutuhkan bantuan medis. Saya melihat kesadaran masyarakat Indonesia khususnya Jawa Timur semakin tinggi untuk hal itu," katanya. 

Target 15.000 Program Bayi tahung

dr Ivan mengatakan, Morula IVF Indonesia menargetkan untuk bisa merealisasi 15.000 program bayi tabung setiap tahun. Di mana saat ini, Morula IVF menangani 5000 pasien bayi tabung setiap tahunnya. 

"Kami mengejar target realisasi program bayi tabung 15.000 setiap tahun yang rawat jalan. Saat ini setiap tahun kami bisa melayani sekitar 5.000 program dan 10-15 persennya dari wilayah Jawa Timur," papar dr Ivan. 

Selain memperluas jaringan Morula IVF di Surabaya, ekspansi klinik fertilitas juga dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Di Jawa Timur sendiri sudah ada 30 rumah sakit dan layanan kesehatan yang bekerja sama terkait layanan Klinik Fertilitas Indonesia (KFI). 

Layanan Hingga Inseminasi Non Bayi tabung

Fungsi KFI sendiri adalah untuk menampung dan memberikan layanan seputar konsultasi fertilitas para pasien dengan dokter ahli. Tindakan yang dilakukan di KFI juga bisa sampai level inseminasi non bayi tabung. 

"Untuk bayi tabung tetap kami rujuk ke klinik utama. Kalau di Jatim rujukannya di Surabaya. KFI ini tersebar di kabupaten dan kota supaya menjangkau masyarakat lebih luas. Saat ini sudah ada 100 KFI di Indonesia dan 30nya di Jatim," jelas Ade Gustian Yuwono, Managing Director Morula IVF Indonesia. 

Ade menuturkan, eksistensi KFI saat ini sangat dibutuhkan untuk menjangkau wilayah-wilayah terutama yang jauh dari pusat kota. Hadirnya KFI disebut mampu menjadi pertolongan pertama bagi para pasangan yang ingin berkonsultasi mengenai program hamil. 

"Tapi untuk tindakan dan prosedur bayi tabung kami lakukan di Morula IVF lansung. Nanti tim dokter kami di KFI akan merujuk pasien jika memang dirasa memerlukan tindakan bayi tabung," pungkasnya.

 

(Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1760 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved