Keuntungan Investasi Emas Berjangka saat Akhir dan Awal Tahun

Menjelang akhir tahun 2021 ini, emas berjangka dapat menjadi pilihan masyarakat atau investor untuk berinvestasi.

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Malang - Menjelang akhir tahun 2021 ini, emas berjangka dapat menjadi pilihan masyarakat atau investor untuk berinvestasi.

Setidaknya, ada tiga momen besar yang dapat diambil saat akhir 2021 dan awal 2022 nanti. 

Di antaranya ialah Window Dressing, January Effect dan Tahun Baru Imlek 2022.

"Tiga momen itu yang paling ditunggu para investor setiap tahun untuk mulai melakukan investasi," ucap Analis dan Pimpinan PT Bestprofit Future (BPF) Malang, Andri, Sabtu (4/11).

Andri menyampaikan, jelang window dressing, indeks Nikkei dan Hang Seng dipastikan mengalami kenaikkan seiring rapor biru laporan kinerja sejumlah perusahaan. 

Untuk Hang Seng, prediksi harga hingga akhir Desember 2021 akan mencapai level 25745, sementara Nikkei di rentang 27400 sampai 29450. 

"Hanya Loco Gold yang nantinya trennya bakal turun ketika akhir tahun ini. Dan diperkirakan akan menyentuh level US$ 1.780/toz pada akhir Desember nanti," ucapnya.

Andri juga memprediksi, Loco Gold akan mengalami kenaikan kembali pada minggu pertama Januari 2022 (january effect) menuju level US$ 1800-1850/toz. 

Dan posisi emas akan terus mengudara hingga imlek 2022 menuju level US$ 1.880/toz.

"Kenaikan ini akan terjadi seiring dengan pulihnya ekonomi dari Covid-19. Dan ini akan mengakibatkan geliat permintaan terhadap emas menjadi tinggi," ucapnya.

Andri menambahkan, kenaikkan harga emas telah dimulai sejak minggu kedua Oktober 2021 ini.

Dari level di bawah US$ 1.700/toz, kini emas terus menyundul  ke level US$ 1.800/toz. 

Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor, yang satu di antaranya ialah melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang terkoreksi terhadap enam mata uang lain.

Melemahnya Dollar AS terjadi hingga 0,3 persen lebih dalam beberapa minggu ini.

"Yang jelas, di setiap menjelang akhir tahun emas berjangka hampir dipastikan memiliki peluang keuntungan yang tinggi. Hingga akhir tahun, harga emas diperkirakan akan menutup di level US$ 1.810/toz," terangnya.

Tak hanya itu, startegi keuntungan lain bisa didapatkan oleh investor saat mulai melakukan investasi emas saat akhir tahun ini.

Tahapannya dimulai dari menjelang perayaan diwali, di mana pada saat itu, para investor bisa mengambil posisi buy karena harga emas biasanya akan menguat. 

Kemudian setelah diwali, menuju window dressing emas akan terdorong turun dengan menghijaunya harga saham di pasar keuangan,.


"Pada saat itu, investor kami sarankan agar tetap mengambil posisi buy dan menahan posisi hingga pergantian akhir tahun. Karena emas akan kembali mengudara seiring adanya January Effect di awal tahun dan perayaan Imlek," tandasnya. 

(Rifky Edgar)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1777 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved