dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT, Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Muhammad Adib Khumaidi telah terpilih dan akan segera dikukuhkan dalam muktamar Ikatan Dokter Indonesia XXXI menjadi Ketua Umum Pengurus Besar IDI

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT di Studio Podcast Harian Surya Surabaya 

SURYA WIKI, Surabaya -  Muhammad Adib Khumaidi telah terpilih dan akan segera dikukuhkan dalam muktamar Ikatan Dokter Indonesia XXXI menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

Dokter Adib menjelaskan pada periode kepemimpinannya kedepan ia akan fokus mengidentifikasi permasalahan yang tengah dialami masyarakat saat ini terutama Pandemi.

IDI menurutnya harus bertransformasi dalam hal branding identity, image, integration. Jadi IDI terlahir kembali dengan framing yang mengedepankan akademisi profesional dan Intelektual.

Wawancara Eksklusif Imam Hidayat Kompartemen Audio Visual Tribun Jatim Network (Kiri) dengan Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT (Kanan) di Studio Podcast Harian Surya Surabaya
Wawancara Eksklusif Imam Hidayat Kompartemen Audio Visual Tribun Jatim Network (Kiri) dengan Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT (Kanan) di Studio Podcast Harian Surya Surabaya (SURYA)

"Jika nanti muncul kebijakan negara terkait dengan kesehatan maka kami ingin menempatkan diri sebagai mitra strategis dari pemerintah dalam konteks problematika, kesehatan dan kedokteran,"urainya dalam wawancara eksklusif dengan Harian Surya pada November 2021 lalu.

"Saat kuliah saya tidak tertarik dengan dokter sebetulnya. Karena saya diterima di Teknik Telekomunikasi Telkom dan juga diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,"kenangnya.

Karena orang tua menginginkan ada salah satu putranya yang menjadi dokter. Maka ia memilih Fakultas Kedokteran Unair. dan menurutnya, capaiannya hingga saat ini tidak lepas dari doa orang tua.

"Kuncinya Ikhlas dan Ridho, ada pesan dari ayah saya kenapa menyarankan menjadi dokter yakni memiliki 2 kelebihan sekaligus, Pahala Dunia dan Pahala Akhirat,"ujarnya.

 

Berikut Profil dokter Adib,

Kelahiran Lamongan

Riwayat Pendidikan :

SDN 1 Lamongan
SMPN 1 Lamongan
SMAN 2 Lamongan

Pendidikan Kedokteran :

1. S1 Fakultas Kedokteran UNAIR
2. Spesialis - Orthopaedi Traumatologi FK UI

Pengalaman Kerja :

1. RSUD Cengkareng
2. Dosen FKK UMJ

Organisasi Profesi :

1. IDI
2. PABOI
3. PDEI

Hobi :

1. Mendengar Musik
2. Menulis

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1787 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved