Dampingi 15 SMK, PENS Gelar FGD Sinergikan DUDI, SMK Mitra dan Dinas Pendidikan Propinsi

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan DUDI, SMK Mitra dan Dinas Pendidikan Propinsi

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Dr. I Gusti Made Ardana, S.Pd, MT, Perencana Madya Direktorat SMK, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek meninjau pameran karya SMK Mitra PENS 

SURYA WIKI, Surabaya - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan DUDI, SMK Mitra dan Dinas Pendidikan Propinsi dalam acara Monev SMK PK (Pusat Keunggulan), Selasa (14/12/2021).

Acara yang berlangsung di Lantai 6 Gedung Pasca Sarjana Terapan ini merupakan tahap akhir dari Pendampingan SMK PK, di mana PENS menjadi salah satu perguruan tinggi pendamping terseleksi.

Program SMK PK merupakan kelanjutan revitalisasi SMK dan SMK CoE, yang lahir melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan.

Aliridho Barakbah, Direktur PENS mengungkapkan tahun ini, PENS menerima penugasan untuk mendampingi 15 SMK negeri dan swasta di Indonesia.

10 SMK berasal dari propinsi Jawa Timur dan 5 SMK dari propinsi NTT, yang beberapa di antaranya merupakan sekolah di daerah 3 T.

"Dalam kondisi pandemi, pendampingan yang idealnya dilakukan PENS secara offline, belum dapat sepenuhnya dilaksanakan.

Beberapa pendampingan dilakukan secara online untuk memenuhi kapasitas pendampingan,"ujarnya.

PENS berkomitmen siap menjadi pendamping untuk program serupa di tahun yang akan datang.

Dengan catatan sosialisasi dan pelaksanaannya tidak mendesak.

“Untuk menjadi pendamping yang responsif, dibutuhkan adaptasi serta diskusi lanjut untuk mengetahui peta pengembangan di masing-masing SMK.

Jadi, akan sangat disayangkan jika waktunya mepet. Padahal masih banyak yang bisa dikembangkan untuk mewujudkan link and match,” terang Aliridho.

I Gusti Made Ardana, Perencana Madya Direktorat SMK, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek yang hadir menjadi narasumber pada kegiatan ini menyampaikan apresiasinya kepada semua perwakilan SMK, DUDI serta Dinas Pendidikan Propinsi terkait yang dapat hadir pada acara ini.

Menurut Made, belum banyak perguruan tinggi pendamping yang melakukan kegiatan serupa sebagai bagian dari pelaksanaan pendampingan program.

“PENS termasuk Politeknik yang memiliki SMK mitra banyak dalam program ini.

Dan, melihat respon positif dari masing-masing SMK yang hadir hari ini dapat kita lihat jika sinergi ini mulai terbentuk,”ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Made SMK mitra PENS berpotensi juga akan bertambah pada program serupa di tahun depan.

Karena proyeksi pemerintah akan meningkatkan jumlah SMK peserta 5000 SMK hingga tahun 2024 mendatang.

 

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1800 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved