Didampingi PENS, SMK di NTT Kembangkan Energi Terbarukan Lewat Pendampingan Program SMK PK

SMK Negeri 2 SOE Nusa Tenggara Timur mengembangkan energi terbarukan dalam program SMK PK yang didampingi PENS.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/SULVI SOFIANA
Dr. I Gusti Made Ardana, S.Pd, MT, Perencana Madya Direktorat SMK, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek memberikan sambutan sekaligus memulai sesi Focus Group Discussion melalui hearing. 

SURYA WIKI, Surabaya - SMK Negeri 2 SOE Nusa Tenggara Timur (NTT) mengembangkan energi terbarukan dalam program SMK Pusat Keunggulan (PK) yang didampingi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Ayub SP Sanam,guru SMK N 2 SOE NTT mengungkapkan Program unggulan di SMKN 2 SOE adalah Energi terbarukan. Sesuai dengan masalah utama yang dihadapi di NTT yaitu pasokan listrik.

"Saat ini pembangkit litrik tenaga surya telah dipasang.Sementara dari PENS,kami mendapat pendampingan untuk membuat yang tenaga air ,"ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan DUDI, SMK Mitra dan Dinas Pendidikan Propinsi dalam acara Monev SMK PK, Selasa (14/12/2021).

Selain itu mereka juga membangun desa dan memberdayakan anak-anak turut membangun pompa-pompa air dengan tenaga surya.

"PENS juga membagikan pengetahuan tentang budaya kerja dan penguatan di Hak Kekayaan Intelektual,” terangnya.

Ayub berharap ke depan program ini tetap berjalan karena banyak sekali dampak positif yang dirasakan oleh SMK nya dan masyarakat di daerahnya yang mengalami permasalahan energi.

SMK PK merupakan salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Pendidikan Vokasi) Kemendikbud pada tahun 2021 ini.

Program ini lahir sebagai upaya pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu agar mengalami peningkatan kualitas dan kinerja.

Tentunya, pencapaian tersebut harus diperkuat dengan adanya kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), plus hadirnya pemerintah daerah setempat beserta perguruan tinggi vokasi sebagai pendamping.

Koordinator PENS untuk Program SMK PK, Stritrusta Sukaridhoto menyampaikan FGD menjadi ajang silaturahmi dan tukar wawasan.

Karena sinergi ini tak hanya berhenti pada kegiatan SMK PK, namun pastinya pada kegiatan lainnya dengan skala yang lebih besar dan yang pasti dengan kebermanfaatan yang lebih luas pula.

“FGD ini sebagai bukti keseriusan PENS terhadap program ini. Tadi dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim dan Dinas Pendidikan Propinsi NTT juga sudah menyampaikan dukungan positifnya melalui berbagai program dan sinergi.

Bahkan dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim sudah bersedia memberikan pembinaan seputar BLUD (Badan Layanan Umum Daerah),”lanjut Sukaridhoto.

Masukan dari dinas pendidikan dan DUDI, akan menjadi program yang bisa menambah kapasitas SMK mitra PENS dalam program SMK PK.

“Intinya kami siap berkolaborasi untuk kemajuan pendidikan vokasi,”tegas Sukaridhoto.

 

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1801 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved