Inovasi Mesin Pasteurisasi Otomatis PENS Bantu Kelompok Usaha Bersama Peternak Sapi Perah Malang

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya berkolaborasi dengan Kelompok Usaha Bersama Petani Sapi Perah (KUBE PSP) Maju Mapan dan CV Karya Brawijaya

Editor: sulvi sofiana
humas PENS
Foto bersama Tim PENS, CV. Karya Brawijaya, para peternak dan Pimpinan KUBE PSP Maju Mapan pasca penanda tanganan Berita Acara 

SURYA WIKI, Surabaya - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya berkolaborasi dengan Kelompok Usaha Bersama Petani Sapi Perah (KUBE PSP) Maju Mapan dan CV Karya Brawijaya.

Kolaborasi ini membuat Mesin Pateurisasi Susu Herbal Otomatis untuk membantu para peternak sapi di desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Dan, inovasi yang dikerjakan selama 3 tahun ini akhirnya diserahkan secara simbolis pekan lalu 25 desember 2021 melalui skema pengabdian masyarakat institusi oleh Direktur PENS, Aliridho Barakbah.

Aliridho menyampaikan jika PENS setiap tahunnya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat secara rutin.

“Ini merupakan kesempatan buat PENS untuk mengabdikan keilmuan dan keahlian civitas akademikanya agar berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk pembuatan alat-alat inovatif dan produk-produk inovatif lainnya yang bisa dinikmati. Seperti saat ini, adalah alat untuk pasteurisasi susu otomatis,”terang beliau.

Bantu Produksi Susu

Diharapkan dengan diaplikasikannya alat ini, maka KUBE Maju Mapan ke depannya bisa terbantu untuk memproduksi susu pasteurisasi dengan kualitas yang lebih baik.

Sebelum diserahkan, mesin ini telah di ujicoba meski untuk integrasi masih belum optimal.

Otomasi ini sangat membantu dalam fase pengolahan susu dimulai sejak Pre-heating, Homogenisasi, Pasteurisasi, Pendinginan dan mencampurkan flavor lalu filling. Termasuk pula water treatment yang dalam fase pengolahkan susu memegang peranan yang sangat penting.

Setelah penanda tanganan Berita Acara Serah Terima dilakukan ke dua belah pihak, maka tim PENS berikutnya masih akan mendampingi dalam hal sharing seputar cara pengoperasional alatnya.

“Sebagai UKM, moment hari ini sangat kita tunggu-tunggu. Dengan diserahkan mesin hari ini, maka setelah ini kami akan mencoba memulai produksi, minimal untuk yang plain (tawar). Meskipun nanti belum sepenuhnya otomasi, kami akan coba memproduksi sebagian terlabih dahulu. Jadi untuk koordinasi pasteurisasi butuh SOP dan ke depan, “kata Choirul Saleh, Pimpinan KUBE PSP Maju Mapan.

Masih menurut Choirul, Permintaan susu olahan di pasar mulai merangkak. “Kita harus mulai mencoba menggenjot produksi, minimal yang plain. Karena pasarnya sudah ada, seperti café-café, mereka banyak membutuhkan, “katanya,.  

Kolaborasi DUDI

Mesin pasteurisasi yang banyak dipakai biasanya diimpor dari China, dengan spesifikasi bermacam-macam. Sementara, mesin yang dikembangkan di KUBE PSP Maju Mapan ini merupakan mesin murni kolaborasi antara kampus dengan DUDI, yang juga menyasar industri skala kecil dan butuh penyempurnaan.

Kelompok Usaha Bersama Peternak Sapi Perah (KUBE PSP) Maju Mapan ini sudah berdiri lama dan membina 325 peternak dengan jumlah populasi 1200 an sapi. Sebagai Pembina peternak, Maju Mapan harus mengupayakan bagaimana kualitas susu yang dihasilkan oleh para peternak ini bagus.

“Alhamdulilllah, kualitas susu kita di pabrik masih tergolong grade 1. Nah untuk grade 1 ini kami harus bekerjasama dengan peternak, untuk meningkatkan kualitas susu. Yang kami lakukan yaitu membina  peternak melalui pendampingan dan melakukan control terhadap kualitas susu, dalam sisi higinitas, kadar lemak, dan lain sebagainya,” kata Choirul.

Walau selama ini hanya sebagai supplier susu di pabrik dan industri pengolahan lainnya, KUBE PSP Maju mapan berharap jika pasteurisasi ini sudah berjalan maka akan ada nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. “Kualitas susu ok, akan meningkatkan harga jual ke peternak,”katanya .

Persaingan di pabrik pun mulai peningkat. Jumlah supplier baru bermunculan sekaligus  mengembangkan pasteurisasi juga makin banyak.

Tingkatkan Kualitas Produk

Namun KUBE PSP Maju Mapan tetap yakin, karena pasteurisasi yang dikembangkan ini berbeda dengan keunggulan pada bahan perasa herbal, sehingga rasa susu dijamin lebih enak dan aman dikonsumsi. Apalagi ditunjang dengan mesin yang otomasi, dimana material susu ini sama sekali tidak tersentuh oleh tangan, sehingga unggul pula dalam higinitasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1818 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved