Kerja sama Dengan Bupati Ponorogo,Untag Surabaya Bangun Ekosistem MBKM

Untag Surabaya menggelar Seminar Nasional kolaborasi Universitas, Industri, dan Pemerintah Daerah bertajuk ‘Bersama Membangun Ekosistem MBKM’.

Editor: sulvi sofiana
Humas Untag Surabaya
Penandatanganan perpanjangan MoU pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Untag Surabaya dengan Kabupaten Ponorogo. dalam pembukaan Seminar Nasional kolaborasi Universitas, Industri, dan Pemerintah Daerah bertajuk ‘Bersama Membangun Ekosistem MBKM’, Senin (27/12/2021). 

SURYA WIKI, Surabaya - Untag Surabaya menggelar Seminar Nasional kolaborasi Universitas, Industri, dan Pemerintah Daerah bertajuk ‘Bersama Membangun Ekosistem MBKM’, Senin (27/12/2021).

Seminar ini mengundang 3 narasumber, yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, CEO CV Wana Indoraya Lumajang, Ratna Hartayu dan BPPM Universitas Brawijaya, Muh Nuh.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho tampil menjadi keynote speaker mengungkapkan Untag Surabaya saat ini menerima 13 Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) yakni 7 penelitian dan 6 pengabdian.

Ia menaruh harapan positif pada pengimplementasian MBKM di Untag Surabaya.

“Lulusan perguruan tinggi tidak boleh memiliki satu disiplin ilmu, tapi bisa dua sampai tiga. Dengan MBKM maka mahasiswa boleh mengambil mata kuliah di luar program studi atau bisa melakukan bermacam-macam aktifitas seperti magang maupun riset independent,” harap Rektor Untag Surabaya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ponorogo turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Untag Surabaya atas kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Plunturan Kabupaten Ponorogo.

Meski Matching Fund telah berakhir di bulan Desember ini, Untag Surabaya terus berkomitmen untuk tetap bekerjasama.

“Terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pluturan, harapannya tidak hanya Desa Plunturan yang ingin dibimbing namun desa lain. Saya siap mempersiapkan apa yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pada Seminar Nasional yang dimoderatori oleh Karolin Rista Rumandjo, M.Psi., Bupati Ponorogo menyampaikan materi Percepatan Transformasi Ekonomi Ponorogo. Disampaikan olehnya, Kabupaten Ponorogo ingin menghadirkan para peneliti dan mahasiswa untuk membantu desa.

Terlebih dalam kondisi pandemi seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan. Dengan adanya MBKM dari Untag Surabaya, kondisi masyarakat desa Plunturan sudah semakin baik.

Terbukti dengan diundangnya Ponorogo untuk mengikuti Anugrah Desa Wisata oleh Menteri Parwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

“Hadirnya Untag Surabaya ditengah masyarakat Desa Plunturan mampu menyadarkan masyarakat desa mengenai ramah tamah dengan wisatawan, teknologi dan lain sebagainya sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Dengan adanya desa binaan seperti ini, sehingga pada tahun ini Ponorogo diundang oleh Mas Mentri Sandiaga Uno untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata,” jelas bupati yang akrab disapa Kang Giri itu.

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1816 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved