RSDL Bangkalan Jadi Alternatif Tempat Karantina dan Isolasi PMI Awal Januari 2022

Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Awal Penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2022

Editor: sulvi sofiana
SURYA/FEBRIANTO RAMADANI
Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Awal Penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2022 di Tenda Administrasi, Kamis (30/12/2021). 

SURYA WIKI, Surabaya - Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Awal Penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2022 di Tenda Administrasi, Kamis (30/12/2021).

Sesuai arahan Dr. Erwin Astha Triyono, Direktur RSDL Bangkalan, Rapat dipimpin oleh Mayor CKM Bambang Eko Prasetyo, Kesdam V Brawijaya, yang dipercaya mengomandani seluruh personil RSDL Bangkalan, didampingi Mayor Ckm Sumardi,  dan Radian Jadid, Ketua Relawan Pendamping RSDLB. Rapat ini ditujukan sebagai kesiapsiagaan RSDL Bangkalan untuk alternatif tempat karantina ataupun isolasi.  

Mayor Bambang menekankan tentang kesiapan SDM baik tenaga dokter,perawat, apoteker, analis maupun relawan pendamping serta bagian sarana prasarana, unit penunjang, tenaga kebersihan dan keamanan. 

"Semua sudah dalam keadaan siap, dan menjalani fungsinya, yakni siap didaya gunakan apabila sewaktu-waktu RSDL Bangkalan yang sekarang ini terdiri 8 Dokter, 26 perawat, 1 gizi, 4 farmasi, 4 analis lab, 4 admin, 3 driver ambulance, 1 helper dan 5 relawan pendamping serta didukung oleh petugas keamanan dan kebersihan sudah dalam kondisi siap tugas," ujarnya usai acara.

Setelah tiga bulan tanpa pasien, lanjut Mayor Bambang, tanggal 3 Januari 2022 semua sudah pada kondisi siaga, posisi tugas sesuai tupoksi seperti halnya saat RSDL Bangkalan beroperasi. Semua diharapkan saling berkoordinasi, menjaga kekompakan dan semakin meningkatkan profesionalitas  guna menjamin keutamaan dan kehandalan layanan. 

"Intinya semua personel dan sarpras serta fasilitas RSDL Bangkalan sudah siap untuk didayagunakan, khususnya menghadapi kedatangan PMI awal Januari 2022 ini.

Saat ini kapasitas RSDL Bangkalan sejumlah 242 bed, dan bisa ditingkatkan menjadi 400-500 bed sesuai kebutuhan dan kondisi," imbuh Bambang.           

Mayor Sumardi selaku perawat senior menambahkan, untuk menangani PMI kedepan kewaspadaan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama. Penjagaan jangan sampai  lengah, terutama mengantisipasi pihak pihak yang tidak berkepentingan memasuki kawasan RSDL Bangkalan

Lebih lanjut dirinya menambahkan, perencanaan antisipasi segala hal yang terkait keamanan demi kondusifitas layanan RSDL Bangkalan perlu dibuat sejak awal.

Soliditas dan kekompakan para personil harus tetap dijaga dengan mengedepankan penghormatan, penghargaan, pada keprofesian masing-masing, serta menjaga komunikasi yang intens dan bersahabat. 

"Harus tetap semangat, kompak dan menjaga silaturrahmi. Mari jaga kekompakan baik antar individu, kelompok, dan seluruh unit rumah sakit yang tercinta ini.

Mustahil rumah sakit ini akan sukses memberikan layanan terbaik, tanpa kekompakan kita semua," pungkas Sumardi.

Diperkirakan awal hingga pertengahan januari akan masuk sekitar 5000 PMI, maka penanganan PMI di Jawa Timur melalui Bandara Juanda akan diarahkan untuk isolasi terpadu (isoter) maupun isolasi mandiri (isoman). 

Total terdapat tiga isoter yang disiapkan, yakni di Asrama Haji Sukolilo dengan ketersediaan 964 tempat tidur, LPMP Ketintang 160 tempat tidur, dan Badiklat Kemenag Jatim 132 tempat tidur,total 1.256 tempat tidur. 

Pemprov Jatim menyiapkan tempat karantina cadangan bagi pekerja migran di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan dan Asrama Marinir Surabaya.

Bagi PMI yang hendak melakukan isoman Palang Merah Indonesia telah menyiapkan enam hotel dengan kapasitas 530 tempat tidur, Untuk  non-PMI disediakan 27 hotel dengan kapasitas 1.299 tempat tidur. Untuk isoman, biaya ditanggung pribadi selama 14 hari, tetap di bawah pengawasan Satgas COVID-19. 

(Sulvi Sofiana)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1815 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved