Treatment Lipocav, Solusi Hilangkan Lemak Tubuh dengan Teknologi Ultrasound

Treatment Lipocav adalah treatment yang menggunakan teknologi mutakhir ini digadang-gadang mampu mengurangi tumpukan lemak dalam jumlah besar

Editor: sulvi sofiana
TRIBUNJATIM/LUTHFI HUSNIKA
Treatment Lipocav yang berfungsi untuk menghancurkan lemak menggunakan teknologi ultrasound, LED dan micro frekuensi di Euro Slimming Center Surabaya. 

SURYA WIKI, Surabaya - Kelebihan lemak di beberapa bagian tubuh tak hanya membuat rasa percaya diri menurun, namun juga mengganggu aktivitas harian. 

Lemak yang bertumpuk membuat badan serasa lebih berat. Bahkan, kelebihan lemak juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti obessitas hingga munculnya penyakit kolesterol. 

Berbagai treatment dapat dilakukan untuk menghilangkan tumpukan lemak pada tubuh, baik itu di perut, paha dan area tubuh lain. Salah satunya treatment Lipocav. 

Treatment yang menggunakan teknologi mutakhir ini digadang-gadang mampu mengurangi tumpukan lemak dalam jumlah besar. Prosesnya juga disebut tak memakan waktu lama. 

Seperti yang diungkapkan dokter estetika Euroskinlab, dr Laurensia Scorvita, M.Biomed, M.AAM., bahwa treatment Lipocav menggabungkan beberapa teknologi mutakhir dalam proses tindakannya. 

"Lipocav ini menggunakan teknologi ultrasound, LED, dan mikro frekuensi. Fungsinya untuk menghancurkan sel lemak yang tidak diibginkan sehingga nanti bisa meluruh kalau selnya sudah dihancurkan," katanya. 

Cara kerja Lipocav sendiri, lanjut dr Laurensia, dengan merusak dinding dari sel lemak, saat dinding sel sudah rusak maka lemak akan mati dan hancur. Proses ini membutuhkan kombinasi beberapa teknologi yang sudah disebutkan. 

Jika sel lemak sudah mati, selanjutnya akan dibuang melalui urin, keringan maupun fases. Dalam proses pembuangan inilah sel lemak yang telah hancur akan benar-benar hilang dari tubuh. 

"Setelah proses perusakan dinding sel lemak dan hancur, secara otomatis akan dibuang lewat urin dan keringat. Beberapa akan dibuang melalui fases. Setelah proses ini lemak sudah hilang," jelasnya. 

Menurut dr Laurensia, kebanyakan pasien meminta treatment Lipocav untuk menghancurkan lemak di area perut, lengan dan paha. Bagian perut kerap menjadi penyimpan lemak paling besar dan akan sangat terlihat jika tumpukan lemak berlebih. 

3 Tahapan Lipocav 


Untuk menjalani treatment Lipocav ini, pasien akan melalui setidaknya tiga tahapan. Tahap pertama, pasien akan dipasangkan alat Lipocav pada bagian tubuh yang akan dihancurkan lemaknya. 

Treatment untuk perut, alat Lipocav akan dipasangkan di area tersebut hingga menutupi bagian yang berlemak. Tujuannya supaya nanti lemak di bawahnya bisa dihancurkan. 

"Kalau sudah, kami akan lakukan hard massage di bagian perut atau tempat yang ingin dihancurkan lemaknya. Tujuan hard massage ini supaya mempermudah alat saat bekerja," papar dr Laurensia. 

Setelah tahap hard massage, yang selanjutnya dilakukan adalah pemasangan alat fibra. Menurut dr Laurensia, alat fibra ini berfungsi untuk melancarkan peredaran darah di sekitar area sekaligus membantu menghancurkan sel lemak. 

dr Laurensia menuturkan, untuk menghancurkan lemak di bagian perut, tindakan tidak hanya dilakukan pada perut bagian depan, namun menyeluruh. 

"Perut belakang, samping hingga bawah tali bra juga akan dilakukan treatment penghancuran lemak," tambahnya. 

Yang perlu diperhatiakan, ada beberapa kondisi pasien yang tidak boleh menggunakan treatment Lipocav. Salah satunya ibu hamil yang ingin Lipocav bagian perut. Namun, jika ibu hamil ingin lipocav di bagian lain seperti lengan diperbolehkan. 

"Ibu menyusui juga diimbau untuk menunda Lipocav. Perempuan yang memakai spiral atau post sesar kurang dari 6 bulan kami sarankan tunda juga. Pemakaian pen karena pernah operasi tulang juga tidak diperbolehkan untuk treatment ini," dr Laurensia menguraikan. 

Setelah menjalani treatment Lipocav, bagian tubuh yang dulunya terisi lemak akan bergelambir. Pasien akan diarahkan untuk melakukan treatment lanjutan sebagau upaya pengencangan. 

"Untuk mengencangkan bisa pakai Lipo Countur yang akan mengencangkan kulit supaya tidak berhelambir. Tapi ini sifatnya boleh dilakukan atau tidak teegantung pilihan pasien," pungkasnya.

 

(Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1830 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved