Nirwana Chendra Kasih Jadi Juara Cerpen Nasional Berkat Tanaq Colong

Mahasiswa UMM, Nirwana Chendra Kasih dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional.

Editor: sulvi sofiana
SURYA/Sylvianita Widyawati
Mahasiswa UMM, Nirwana Chendra Kasih dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional. Lomba itu masuk dalam Pekan Seni Mahasiswa-Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PSM – PTMA) ke V pada akhir Desember 2021 lalu secara daring. 

SURYA WIKI, Surabaya - Mahasiswa UMM, Nirwana Chendra Kasih dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional. 

Lomba itu masuk dalam Pekan Seni Mahasiswa-Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PSM – PTMA) ke V pada akhir Desember 2021 lalu secara daring.

Penyelenggaranya adalah Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Universitias Muhammadiyah Magelang (UNIMMA).

Dalam lomba ini, ia membuat cerpen dengan judul ‘Tanaq Colong’. Ceritanya tentang konflik sosial di masyarakat tentang perebutan tanah antara tuan tanah dengan investor yang ingin mengubah desa menjadi wisata. 

Seluruh warga setuju dengan gagasan desa wisata. Tapi tidak bagi Amaq Pi’il, sang tuan tanah. Ia beralasan bahwa desa wisata akan merusak keasrian alam yang dimiliki desa.

Kesukaannya menulis ternyata sudah sejak SD. Ia memupuknya dan membuatnya memiliki banyak prestasi di bidang kepenulisan.

“Alhamdulillah hingga saat ini saya masih antusias terhadap penulisan sastra. Bukan agar menang lomba, tapi memang saya cinta sekali dengan bidang sastra,” ujar Chendra, panggilan akrabnya.

Ia merasa bersyukur dapat dipercaya untuk mewakili UMM dalam event bergengsi PSM-PTMA se-Indonesia ini. 

Menurutnya, ini adalah bekal yang bagus untuknya dalam meningkatkan kompetensi lainnya. Ia juga merasakan dukungan dosen, keluarga dan teman agar ia menjadi terbaik.

"Merekalah yang menjadi bahan bakar saya untuk menggali ide dan menuliskannya dalam bentuk sebuah cerpen,” ucap mahasiswa asal i Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Ia berharap bisa menemukan wadah yang bisa membuatnya fokus mengembangkan skill kepenulisan dan sastra.

Serta berencana membangun wadah itu sehingga teman-teman yang tertarik dengan sastra bisa bergabung dan saling mendukung untuk meningkatkan kapasitas diri.

(Sylvianita Widyawati)

 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1836 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved